Showing posts with label imigran. Show all posts
Showing posts with label imigran. Show all posts

Monday, August 31, 2015

Ringkasan Kejadian Luar biasa Agustus - III

Fenomena Alam

  • Badai Erika Minggu 30 Agustus. Badai Erika telah menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas di Dominika dan seorang lainnya di Haiti, sementara sejumlah lainnya masih hilang. Pemerintah Dominika melaporkan Badai Erika menimbulkan “kehancuran monumental” pada pulau kecil dengan luas 751 kilometer per segi yang dihuni sekitar 75 ribu orang itu.  Pusat Badai Nasional di Miami mengatakan meskipun badai itu melemah, masih bisa menguat kembali sewaktu melintasi Teluk Meksiko.
  • Badai Pasifik, Ignacio Selain badai Erika, badai Pasifik, Ignacio, telah meningkat menjadi badai kategori empat dan sedang menuju ke Kepulauan Hawaii. 

Imigran 
  • Kamis, 27 Agustus, sekitar 200 migran dari Afrika, Timur Tengah, dan Asia tewas akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di pantai Libya. Dilaporkan terdapat sekitar 400 orang yang menumpang di kapal tersebut
  • Jumat, 28 Agustus. 71 mayat ditemukan membusuk dalam sebuah truk yang terparkir di jalan tol A4 menuju kota Wina. Puluhan mayat tersebut diyakini sebagai imigran gelap. Puluhan mayat terserbut terdiri dari 59 mayat berjenis kelamin pria, 8 wanita dan empat anak-anak. Tragis, mereka telah membusuk selama 2-3 hari.
  • Hujan yang terus menerus menerpa sejumlah negara di Asia. Di Pakistan, banjir menewaskan 81 orang dan berdampak pada sekitar 300.000 orang selama dua pekan terakhir.  Banjir bandang di bagian barat India telah menewaskan 26 orang. Dilaporkan sedikitnya 20 orang meninggal akibat tanah longsor di Negara Bagian Manipur yang berbatasan dengan Myanmar.
    Banjir di Provinsi Quang Ninh, Vietnam, mengakibatkan sebanyak 14 orang meninggal. Sementara di Nepal, terdapat 36 orang yang tutup usia karena bencana serupa.
    Sedangkan hujan deras di Myanmar menyebabkan banjir dan sedikitnya 156.000 orang dan mengakibatkan 27 orang meninggal dunia.

Ekonomi &Politik

  • 29-30 Agustus, Ribuan warga Malaysia turun ke jalan. Aksi turun ke jalan dilakukan sehari dan pada saat Hari Merdeka Malaysia yang ke 58. Warga Malaysia yang turun ke jalan menuntut mundurnya Perdana Menteri Najib Razak terkait dalam aliran dana sebesar lebih dari $700 juta (sekitar Rp. 9 triliun) dari sumber asing yang tak dikenal kepada rekening bank milik sang Perdana Menteri. 
 

Wednesday, August 26, 2015

Ringkasan Kejadian Luar Biasa Bulan Agustus 2015 - Bagian II

Fenomena Alam

10 Agustus 2015, dalan rentang waktu hanya tiga menit, para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) MELIHAT KILAT MERAH MISTERIUS di atas langit Missouri, Amerika Serikat dan El Salvador
baca detil beritanya di http://sains.kompas.com/read/2015/08/26/19450611/Kilat.Merah.Misterius.di.Bumi.Tertangkap.dari.Luar.Angkasa?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Selasa, 25 Agustus, Topan Goni setelah menyerang Filipina, kini menghantam Pulau Kyushu, Jepang pada hari ini, Selasa 25 Agustus 2015. Sebanyak 13 orang dilaporkan terluka dan mengganggu layanan penerbangan dan kereta api.

Imigran 
  • Tahun 2015 bisa dianggap sebagai Tahun Imigran menyerbu Eropa. Sekitar 340,000 imigran dalam kurun tujuh bulan telah mencapai batas Eropa  Tiga kali lipat dari jumlah imigran pada rentang waktu yang di tahun lalu!

  • 21 Agustus, Macedonia kewalahan menghadapi serbuan imigran sehingga terpaksa menembakkan gas air, mata menggunakan granat setrum dan memasang kawat berduri untuk menghalangi masuknya ribuan imigran itu ke wilayahnya. Akibat kebijakan keras ini, sekitar 1.500 orang termasuk perempuan dan anak-anak pun menjadi terlantar di wilayah tanpa penguasa antara Macedonia dan Yunani.

Ekonomi

Hasil gambar untuk gambar bursa saham free copyright
  • 25 Agustus, Bursa saham Amerika Serikat anjlok selama lima hari berturut-turut menyusul turunnya pasar saham di Eropa dan Asia. Pada hari perdagangan yang berubah dengan cepat, Senin 24 Agustus, indeks Dow Jones sempat turun sampai 1.000 poin sebelum pulih kembali pada 15.871,35 atau turun 3,6%. Hal ini dikarenakan semakin melambatnya perekonomian Cina.
  • Rabu, 26 Agustus Walau Rupiah Indonesia mengalami penurunan nilai, kali ini Ringgit Malaysia Anjlok ke Level Terendah dalam 17 Tahun terakhir. Data harga dari bank lokal yang dikumpulkan oleh Bloomberg, menunjukkan, ringgit melemah 0,8 persen menjadi 4,2485 dollar AS pada pukul 11.43 di Kuala Lumpur, membalikkan keuntungan 1,2 persen pada Selasa. Ringgit sempat menyentuh level 4.2990, posisi terendah sejak Juli 1998. Ringgit telah melemah 18  persen pada 2015.

Teror(is)

Rabu, 26 Agustus terjadi Penembakan Brutal terhadap 2 Jurnalis TV Amerika Serikat. Menurut informasi terbaru, penembakan tersebut telah direncanakan jauh-jauh hari. Pelaku penembakan tersebut adalah Vester Lee Flanagan II alias Bryce Williams (41 tahun). Motif penembakan dimulai dari sakit hatinya karena pelaku berkulit hitam telah mendapatkan perlakuan buruk dari orang lain dan dikeluarkan dari tempatnya bekerja di stasiun televisi WDBJ7 sekitar 2 tahun yang lalu. Menurut ABC News, Kamis (27/8/2015), beberapa pekan lalu, seorang pria yang mengaku bernama Bryce Williams menelepon kantor ABC News dan mengatakan dirinya ingin mengirimkan sebuah cerita dan akan memfaks informasi.