Showing posts with label jepang. Show all posts
Showing posts with label jepang. Show all posts

Wednesday, September 16, 2015

Kejadian Luar Biasa - September II

Iklim

16 September

Hujan Badai menerjang Amerika Serikat

Akibat hujan di Negara Bagian Amerika Serikat, Utah, 16 orang tewas
Hujan badai juga melanda Texas dan Oklahoma. Sedikitnya 3 orang tewas, dan ratusan rumah tinggal hancur. lebih dari 2000 orang harus meninggalkan rumah akibat badai dan tornado menyerang pada Minggu pagi.

Musim Kering, Banyak Ular Menyelinap Masuk ke Toilet Rumah Warga di Townsville
Sejumlah warga di Kota Townsville, Queensland Utara terkejut mendapati toilet mereka dimasuki ular yang menyelinap hendak mencari air. Pakar reptil dari Universitas James Cook, Professor Lin Schwarzkopf mengatakan kurangnya intensitas hujan di Townsville memaksa hewan itu lebih kreatif dalam mencari air untuk minum mereka.

15 September

Gunung Sinabung kembali meletus
Letusan ditandai dengan luncuran awan panas sejauh 4.000 meter ke sektor tenggara. Warga yang mendiami kaki gunung terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat.

Banjir di Italia dan Yunani
Dua hari hujan deras telah menyebabkan Italia bagian selatan dan Yunani Barat di bawah air. Hujan petir menyebabkan banjir bandang di Sisilia dan ujung selatan daratan Italia sebelum lanjut menuju Laut Ionia.

12 September
Kebakaran Hutan Jambi, Sumatera Selatan
Sabtu, 12 September. BNPB: Titik Panas Kebakaran Hutan Meningkat Jadi 1.887 Lokasi. Asap masih mengepung Sumsel, Jambi, Riau, sebagian Lampung, dan hampir seluruh wilayah Kalimantan kecuali Kaltara. Jarak pandang pada pagi ini di Pekanbaru hanya 500 meter, Rengat dan Pelalawan 200 meter, Jambi 500 meter, Muaro Jambi 400 meter, Kalteng 150-700 meter, dan Kalsel 500 meter. 

11 September
Hujan badai menyebabkan alat berat crane jatuh menimpa atap Masijidil Haram
Akibat hujan deras dan angin kencang di Mekkah, alat berat yang digunakan untuk perluasan Masjidil Haram terjatuh. Alat berat crane jatuh pada saat jamaah haji sedang sibuk-sibuknya di Masjidil Haram Mekkah, Arab Saudi. Crane berwarna merah dan putih yang sangat besar menewaskan 107 orang lebih dan juga melukai lebih dari 200 orang

Banjir besar, yang seperti terjangan Tsunami, di Jepang menyebabkan 3 orang tewas, 26 orang hilang dan 10,000 orang tidak mempunyai tempat tinggal. Banjir juga membuat wilayah prefektur Ibaraki seperti rawa. Di mana banyak rumah dan mobil seperti terendam di rawa-rawa. Banjir besar terjadi setelah Sungai Kinugawa meluap setelah muncul Topan Etau.

El Nino picu 2015 dan 2016 menjadi tahun terpanas
Diperkirakan tahun ini dan tahun depan menjadi yang terpanas untuk mengakhiri masa hiatus dari fenomena pemanasan global. Laporan, yang diterbitkan oleh Kantor Meteorologi Inggris (PDF) memprediksikan bahwa adanya El Nino tahun ini akan memperburuk fenomena pemanasan global yang ujung-ujungnya akan membuat 2015 dan 2016 menjadi tahun terpanas dalam sejarah.

Wednesday, August 26, 2015

Ringkasan Kejadian Luar Biasa Bulan Agustus 2015 - Bagian II

Fenomena Alam

10 Agustus 2015, dalan rentang waktu hanya tiga menit, para astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) MELIHAT KILAT MERAH MISTERIUS di atas langit Missouri, Amerika Serikat dan El Salvador
baca detil beritanya di http://sains.kompas.com/read/2015/08/26/19450611/Kilat.Merah.Misterius.di.Bumi.Tertangkap.dari.Luar.Angkasa?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Selasa, 25 Agustus, Topan Goni setelah menyerang Filipina, kini menghantam Pulau Kyushu, Jepang pada hari ini, Selasa 25 Agustus 2015. Sebanyak 13 orang dilaporkan terluka dan mengganggu layanan penerbangan dan kereta api.

Imigran 
  • Tahun 2015 bisa dianggap sebagai Tahun Imigran menyerbu Eropa. Sekitar 340,000 imigran dalam kurun tujuh bulan telah mencapai batas Eropa  Tiga kali lipat dari jumlah imigran pada rentang waktu yang di tahun lalu!

  • 21 Agustus, Macedonia kewalahan menghadapi serbuan imigran sehingga terpaksa menembakkan gas air, mata menggunakan granat setrum dan memasang kawat berduri untuk menghalangi masuknya ribuan imigran itu ke wilayahnya. Akibat kebijakan keras ini, sekitar 1.500 orang termasuk perempuan dan anak-anak pun menjadi terlantar di wilayah tanpa penguasa antara Macedonia dan Yunani.

Ekonomi

Hasil gambar untuk gambar bursa saham free copyright
  • 25 Agustus, Bursa saham Amerika Serikat anjlok selama lima hari berturut-turut menyusul turunnya pasar saham di Eropa dan Asia. Pada hari perdagangan yang berubah dengan cepat, Senin 24 Agustus, indeks Dow Jones sempat turun sampai 1.000 poin sebelum pulih kembali pada 15.871,35 atau turun 3,6%. Hal ini dikarenakan semakin melambatnya perekonomian Cina.
  • Rabu, 26 Agustus Walau Rupiah Indonesia mengalami penurunan nilai, kali ini Ringgit Malaysia Anjlok ke Level Terendah dalam 17 Tahun terakhir. Data harga dari bank lokal yang dikumpulkan oleh Bloomberg, menunjukkan, ringgit melemah 0,8 persen menjadi 4,2485 dollar AS pada pukul 11.43 di Kuala Lumpur, membalikkan keuntungan 1,2 persen pada Selasa. Ringgit sempat menyentuh level 4.2990, posisi terendah sejak Juli 1998. Ringgit telah melemah 18  persen pada 2015.

Teror(is)

Rabu, 26 Agustus terjadi Penembakan Brutal terhadap 2 Jurnalis TV Amerika Serikat. Menurut informasi terbaru, penembakan tersebut telah direncanakan jauh-jauh hari. Pelaku penembakan tersebut adalah Vester Lee Flanagan II alias Bryce Williams (41 tahun). Motif penembakan dimulai dari sakit hatinya karena pelaku berkulit hitam telah mendapatkan perlakuan buruk dari orang lain dan dikeluarkan dari tempatnya bekerja di stasiun televisi WDBJ7 sekitar 2 tahun yang lalu. Menurut ABC News, Kamis (27/8/2015), beberapa pekan lalu, seorang pria yang mengaku bernama Bryce Williams menelepon kantor ABC News dan mengatakan dirinya ingin mengirimkan sebuah cerita dan akan memfaks informasi.

Monday, August 24, 2015

Ringkasan Kejadian Luar Biasa Bulan Agustus 2015 - Bagian I

Di bidang Ekonomi

  • Senin, 24 Agustus 2015 merupakan hari yang terburuk dalam 5 tahun terakhir
  • Bursa di kawasan Asia Pasifik kompak memerah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (24/8/2015),
  • Bursa Shanghai anjlok hingga lebih dari 8 persen, menyusul kekhawatiran terhadap kondisi perekonomian China.

Fenomena Alam
  • Sabtu, 1 Agustus 2015, Presiden Myanmar Thein Sein mengumumkan keadaan darurat di empat wilayah setelah banjir menewaskan 27 orang menyusul hujan lebat selama beberapa pekan terakhir. Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor karena musim hujan meningkat menjadi 74 orang dan membuat lebih 330.000 orang menderita
 
  • Selasa, 4 Agustus 2015. Kebakaran hutan landa California, Amerika Serikat. Lebih dari 9.000 petugas pemadam kebakaran berjuang mengatasi sebanyak 18 kebakaran hutan yang melanda Negara Bagian California, Amerika Serikat. Kebakaran terbesar, yang berlangsung di sebelah utara Kota San Francisco, dilaporkan telah melalap lahan seluas lebih dari 145 kilometer per segi.
 
 
  • Minggu 9 Agustus, Tiongkok dihantam Badai Soudelor. 14 Orang tewas dan lebih dari 163,000 orang terpaksa diungsikan. Badai Soudelor sebelumnya sempat menerjang Taiwan dan menewaskan 4 warga setempat
 

  • Kamis , 13 Agustus Ledakan di Tianjin timbulkan gelombang hempas. Akibat kebakaran hebat di pabrik bahan kimia di Tianjin, 44 orang tewas, termasuk 12 petugas pemadam kebakaran. Ledakan juga menyebabkan Gelombang panas

  • Senin, 24 Agustus. Setelah menghancurkan Filipina dan mengakibatkan 10 orang tewas dan 17 orang hilang di Filipina serta ribuan warga mengungsi di Taiwan, Topan Goni yang telah melemah mulai bergerak mengancam pulau-pulau di Jepang




Teroris
  • Sabtu, 22 Agustus 2015, terjadi penembakan di kereta Cepat Kereta Cepat Amsterdam-Paris. Sumber di Perancis dan Spanyol mengidentifikasi pria berusia 26 tahun itu bernama Ayoub el Khazzani. Aksi teror tersebut berhasil diantisipasi oleh dua penumpang yang adalah warga negara Amerika Serikat. Tiga orang disebutkan terluka dalam insiden ini, di antaranya seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Inggris.

  • Minggu 23 Agustus, Kuil Baalshamin di Palmyra (Suriah) yang dibangun sekitar 2,000 tahun lalu dihancurkan Militan ISIS. Ledakan juga merusak beberapa tonggak Romawi di kota itu, yang merupakan situs warisan budaya UNESCO. Palmyra adalah salah satu situs kuno penting di Timur Tengah yang telah dikuasai ISIS pada bulan Mei lalu.