Showing posts with label jerusalem. Show all posts
Showing posts with label jerusalem. Show all posts

Friday, October 16, 2015

Kejadian Luar Biasa - Oktober IV

Jumat, 16 Oktober

Bom Bunuh Diri terjadi di Mesjid di daerah Mulai, Nigeria. 1 bom meledak di dalam mesjid, sementara bom lainnya meledak di luar mesjid. Sedikitnya 30 orang selepas sembahyang Jumat tewas.
Security forces have been attempting to drive Boko Haram from areas the group claims in Borno [AP]


Kamis, 15 Oktober
Filipina bersiap-siap menghadapi Topan. Badai Tropis Kappu diperhitungkan semakin kuat karena mendapatkan energi setelah melalui perairan hangat Samudra Pasifik.
Setelah nanti melewati Filipina, Kemudian, Topan Kappu akan bisa membawa banjir hujan ke Cina timur dan Taiwan minggu depan.

Rabu, 14 Oktober
Situasi Memanas di Jerusalem. Kekerasan yang terus meningkat di Jerusalem Timur dimana sebanyak 30 warga Palestina dan tujuh warga Israel, termasuk anak-anak dan penyerang, tewas dalam dua minggu kekerasan yang termasuk penusukan, penembakan, serta tindakan keras aparat keamanan,  Israel Akan Segel Lingkungan Palestina. Israel memberi wewenang kepada kepolisian untuk menyegel lingkungan Palestina Timur pada Rabu (14/10) dan akan menurunkan tentara di jalan-jalan utama untuk mengatasi kekerasan yang terus meningkat di Yerusalem, dan Tepi Barat.
Situasi Memanas, Israel Akan Segel Lingkungan Palestina


Selasa, 13 Oktober
Kerusuhan dan Pembakaran Gereja di Kabupaten Aceh, Singkil, Provinsi Aceh. Sekitar pukul 11.00 WIB. Kerusuhan bermula ketika sekelompok orang bersenjata tajam mendatangi salah satu gereja di Desa Suka Makmur dan membakarnya. Akibat aksi kerusuhan tersebut, 1 orang tewas, beberapa orang terluka dan satu gereja di desa Suka Makmur dan satu undung-undung (rumah ibadah berukuran kecil) dibakar




Tuesday, September 8, 2015

Ringkasan Kejadian Luar Biasa - September I

Rabu, 9 September 2015

Badai Pasir Melanda Timur Tengah

Badai pasir paling parah dalam kurun 75 tahun kini melanda kawasan Timur Tengah termasuk Israel. 

Badai pasir ini menyerang sebagian besar wilayah Libanon, Suriah, Israel, Yordania dan Siprus. Tragisnya, di Libanon, dampak badai pasir ini paling parah dirasakan para pengungsi Suriah yang tinggal di kamp-kamp pengungsian resmi dan tak resmi. 

Badai pasir telah menewaskan 8 Orang di Timur Tengah, dan mengakibatkan ratusan orang dirawat

Menurut kantor berita resmi Suriah, SANA, cuaca buruk ini antara lain disebabkan oleh sistem tekanan rendah di seluruh kawasan dan pasir yang terhembus dari timur. 

Kebakaran Hutan di Indonesia

Selasa, 8 September. Kawasan hutan di Gunung Slamet kembali terbakar. Titik kobaran api hari ini terpantau semakin meluas. Titik kebakaran berada di areal hutan yang masuk dalam wilayah Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyumas Timur dan KPH Pekalongan Barat. Lokasinya diperkirakan berada di wilayah Igir Klanceng, Kabupaten Brebes. 

Minggu, 6 September. Kebakaran hebat melanda Hutan Gunung Cantayan di wilayah Desa Cijati, Kecamatan Miniis, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat,  Dalam kebakaran hutan ini api menyebar dengan cepat membakar pepohonan dan semak-semak. Kemarau panjang yang melanda menyebabkan kawasan hutan itu gersang sehingga muda terbakar.

Sabtu, 5 September. 
Kebakaran di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau merupakan daerah yang juga tidak luput dari musibah kebakaran hutan dan lahan. Pihak Balai TNTN mengkawatirkan binatang yang berada di TNTN yakni gajah Sumatera 'turun gunung' atau masuk permukiman.

Kebakaran juga terjadi di lahan di Luwu Timur, Sulawesi Selatan semakin meluas  ke area kantor pemerintahan, serta pemukiman warga yang ada di daerah tersebut. Kebakaran tersebut terjadi di dua lokasi yang berbeda yakni di desa Wewangriu serta Desa Pucak Indah Malili, Kecamatan Malili Luwu Timur. Kebakaran lahan ini sudah menghanguskan puluhan hektar area perkebunan kakao serta hutan lindung yang ada di daerah tersebut selama beberapa minggu terakhir.

Rabu, 2 September. Badai Grey Swan. Badai tropis yang amat jarang terjadi. Para Peneliti (Dr. Kerry Emanuel dll) memperkirakan bahwa Badai Grey Swan dapat tiba-tiba terjadi dan membahayakan dan menghancurkan kota dari Tampa ke Dubai